Hantu itu memang ada di mana-mana. Termasuk di dalam rumah kita juga pastinya ada. Bagaimana dengan kamu? Apakah rumahmu berhantu? Seperti apa hantu itu? Apakah mereka benar-benar jenis hantu yang suka menganggu?

Ada beberapa tahapan yang dilakukan hantu sebelum dia benar-benar menghuni total rumahmu. Ini semacam proses adaptasi. Berikut adalah tahapannya:

1. Menunjukkan tanda-tanda kehadirannya pada awalnya. Bisa dengan cara halus, bisa pula dengan cara keras yang membuat penghuni rumah benar-benar jadi kaget. Pada tahapan ini seolah hantu sedang memperkenalkan diri. Mereka akan mengamati seperti apa perilaku penghuni rumah, apakah bisa diandalkan bila ia hidup tak jauh dari penghuni rumah.

2. Menentukan tempat di mana ia akan merasuk. Pada realitas fisik seperti apa dia akan menetap. Apakah di dalam lemari rumah. Di dalam guci. Di dalam lukisan. Atau di mana. Masing-masing hantu punya selera sendiri-sendiri. Dan sepertinya yang paling menyebalkan adalah jenis hantu yang tidak suka merasuk, hanya berdiri saja berkeliaran di ruang terbuka.

3. Mulai menetap dan kerasan dengan suatu rumah dan akan tinggal sangat lama hingga dirinya mati. Apakah hantu bisa mati? Ya tentu saja bisa, karena sejatinya hantu adalah makhluk hidup pula. Hanya saja masa hidupnya memang amat lama, bisa ribuan tahun.

Demikianlah kira-kira tahapan sebelum hantu benar-benar total menghuni rumahmu. Lalu kini pertanyaannya, jika mereka sudah jadi penghuni rumah kita, mereka bakal mau nggak kalau diusir? Jawabannya adalah TERGANTUNG. Namun mayoritas hantu enggan diusir, sebagaimana kamu saja, kalau diusir dari rumah tentu saja tidak mau.

Meski begitu, tetap saja ada cara mengusir hantu yang bisa kamu praktekkan, sebagai berikut:
  • Pertama-tama jelas kamu harus bisa komunikasi atau interaksi dengannya. Ajaklah hantu itu bicara. Minimal kamu harus bisa membuat mereka menampakkan diri.
  • Sampaikan secara baik-baik pada hantu bahwa tidak seharusnya dia ada di rumahmu karena dunianya sudah berbeda. Mereka harusnya berada di dimensi jin yang jauh dari manusia.
  • Jika mereka menolak, bacakan doa-doa sebagai bentuk perlawanan.
  • Jika mereka masih bertahan, ajaklah mereka berkelahi dengan adu energi. Ini menjadi keniscayaan dan pasti terjadi.
Share To:

Gamers Makassar

Post A Comment:

0 comments so far,add yours